GAMBAR PINTU AIR FORMAT AUTOCAD

Apa Itu Pintu Air

Pintu air merupakan salah satu bagian dari bangunan pengatur tinggi muka air pada bangunan air seperti saluran irigasi. Pada KP-04 Kriteria perencanaan bagian bangunan disebutkan bahwa pintu air menjadi salah satu bangunan pengontrol untuk mengendalikan tinggi muka air di saluran. 

Bangunan pengatur muka air lainnya terdiri dari empat jenis yaitu pintu skot balok, pintu sorong, mercu tetap dan kontrol celah trapesium, berbeda dengan pintu sorong dan skot balok penggunaan jenis bangunan dari mercu tetap dan kontrol celah trapesium hanya sebatas sebagai bangunan yang mempengaruhi tinggi muka air saja.

Dari beberapa jenis tipe bangunan tersebut, penggunaan jenis yang dipilih memiliki kriteria perencanaan sendiri, seperti halnya penggunaan pintu sorong jenis lainnya juga memiliki kelebihan dan kekerungannya. Untuk lebih jelasnya mari lihat jenis-jenis bangunan pengatur muka air sebegai berikut. 

Jenis-jenis bangunan pengatur muka air

1. Pintu sorong

Pintu sorong (Sluice gate)  pada dasarnya adalah sekat yang terbuat dari baja yang dapat dibuka secara vertikal naik dan turun dalam mengatur debit atau ketinggian muka air, pintu sorong biasanya dipasang pada saluran irigasi, embung dll.

Pintu sorong
Pintu sorong


 Kelebihan pintu sorong

  • Tinggi muka air hulu dapat dikontrol dengan tepat
  • Pintu bilas kuat dan sederhana
  • Sedimen yang diangkut oleh saluran hulu dapat melewati pintu bilas

Kekurangan pintu sorong

  • Kebanyakan benda-benda hanyut atau sedimen melayang dapat tersangkut di pintu
  • Kecepatan aliran dan muka air hulu dapat dikontrol dengan baik jika aliran moduler

Pintu khusus dari pintu sorong adalah pintu radial, Pintu radial berbeda dengan pintu sorong namun pada prinsipnya sama dimana dari bentuk dan pengoperasian tipe pintu berbeda selain itu banyak digunakan pada bangunan pelimpah apabila debitnya melebihi batas akan membuka sendiri secara otomatis.

Pintu Radial
Pintu Radial


Kelebihan pintu radial

  • Hampir tidak ada gesekan pada pintu
  • Alat pengangkatnya ringan dan mudah dieksploitasi
  • Bangunan dapat dipasang pada saluran yang lebar

Kelemahan pintu radial :

  • Bangunan tidak kedap air
  • Biaya pembuatan bangunan mahal
  • Paksi (pivot) pintu memberi tekanan horisontal besar jauh di atas pondasi

2. Pintu Skot Balok

Tipe pintu ini sangatlah sederhana dan murah, pada kontruksinya hanya menggunakan balok-balok progil segi empat yang ditempatkan tegak lurus terhadap potongan segi empat saluran. Balok-balok ini disangga pada bagian sponeng/coakan pada samping saluran yang lebih besar agar dari tebal balok-balok dapat masuk dengan mudah. Untuk ketebalan skot balok biasanya tergantung dari lebar saluran dimana pada saluran yang kurang dari 1.50 meter memiliki tebal 0.60 m dan tinggi 0.20 m sedangkan untuk lebar saluran dengan lebar 1.50 meter dan 2.0 meter menggunakan lebar balok 0.10 m dengan tinggi balok 0.20 m.

Pintu Skot Balok
Pintu Skot Balok


Kelebihan Pintu Skot Balok

  • Kontribusi ini sederhana dan kuat
  • Biaya pelaksanaannya kecil

Kelemahan Pintu Skot Balok

  • Pemasangan dan pemindahan balok memerlukan sedikitnya dua orang dan memerlukan waktu
  • Tinggi muka air bisa diatur bertahap
  • Ada kemungkinan dicuri orang
  • Skot balok bisa dioperasikan oleh orang yang tidak berkepentingan
  • Karakteristik tinggi debit aliran pada balok belum diketahui secara pasti


3. Mercu Tetap

Umumnya mercu tetap dibedakan menjadi dua dengan bentuknya yang berbeda yaitu bangunan pengatur mercu bulat atau yang tidak memiliki ambang lebar dan dengan pengatur ambang lebar. Keduanya sering dijumpai dan dipakai untuk dalam mengatur tinggi muka air pada saluran.

Mercu tetap
Mercu Tetap


Kelebihan Mercu Tetap

  • Bangunan tidak memiliki masalah dengan benda-benda terapung
  • Bangunan dapat direncana untuk melewatkan sedimen yang tersangkut dengan saluran peralihan
  • Kuat dan tidak mudah rusak

Kelemahan Mercu Tetap

  • Pontensi aliran menjadi nonmoduler
  • Hanya kemiringan permukaan hilir 1:1 yang bisa dipakai
  • Aliran tidak dapat disesuaikan

4. Celah Kontrol Trapesium

Seperti halnya mercu tetap, celah kontrol trapesium juga dipakai untuk mengatur muka air di saluran. Pengaturan tinggi muka air dengan menggunakan kedua alat tersebut didasarkan pada pencegahan terjadinya fluktuasi yang besar yang mengakibatkan berubah-ubahnya debit. Hal ini dicapai dengan cara menghubungkan tinggi muka air dengan lengkut debit saluran dan pengontrol bangunan pengatur.

Celah Kontrol Trapesium
Celah Kontrol Trapesium


Kelebihan Celah Kontrol Trapesium

  • Bangunan ini tidak menaikkan atau menurunkan muka air di saluran untuk berbagai besaran debit
  • Kuat dan memberikan panjang lebuh bagian hulu bangunan terjun dan mudah dilengkapu pelimpah searah slauran
  • Tidak memakai ambang dan dapat melewatkan sedimen terapung dan sedimen dengan baik

Kelemahan Celah Kontrol Trapesium

  • Bangunan ini hanya baik untuk aliran tidak tenggelam melalui celah kontrol.


Download Pintu Air

Itulah beberapa jenis pengatur muka air pada saluran menggunakan bangunan pengontrol. Untuk contoh gambar autocad silahkan ikuti link dibawah ini:


Gambar Pintu Sorong untuk saluran dan gorong-gorong.dwg Download
Gambar Pintu Sorong.dwg Download
Gambar detail Pintu Sorong 1.dwg Download
Gambar detail Pintu Sorong 2.dwg Download
Gambar pintu tersier dan kwarter.dwg download
Gambar Pintu Crump de gruyter 1.dwg Download
Gambar detail Pintu Crump de gruyter.dwg Download
Gambar Pintu Crump de gruyter 2.dwg Download
Gambar Pintu Crump de gruyter 3.dwg Download
Gambar detail Pintu Crump de gruyter.dwg Download
Gambar standar ukuran Pintu Crump de   gruyter.dwg Download


Tag : download standar pintu air, pintu sorong, pintu radial, bangunan mercu, pintu irigasi.

Posting Komentar untuk "GAMBAR PINTU AIR FORMAT AUTOCAD"